oleh

Aminullah: Pemko dan Telkom Siap Berkolaborasi dalam Digitalisasi UMKM


Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh siap berkolaborasi dengan PT Telkom Aceh dalam pembangunan kota, khususnya dengan memajukan dunia Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kedua belah pihak sepakat untuk mengintensifkan lagi kerja sama yang telah berjalan selama ini, di antaranya program pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi pelaku usaha.

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dan General Manager PT Telkom Aceh T Fauzan di pendopo, Jumat 14 Januari 2022.

Fauzan yang baru bertugas sekira sebulan di Aceh berharap kerja sama pihaknya dengan pemko akan semakin baik ke depan. “Karena BUMN seperti kami punya fungsi untuk menyukseskan misi pemerintah,” ujarnya.

Ia pun memaparkan sejumlah program smart city unggulan telkom, mulai dari smart parking, smart tax, hingga digitalisasi UMKM. “Kami komit untuk mengadakan pelatihan UMKM di Banda Aceh, agar para pelaku usaha bisa mahir memasarkan produknya berbasis TIK,” katanya.

Wali Kota Aminullah menyambut baik tawaran dari telkom. “Untuk mempercepat pewujdan smart city dan memajukan pelayanan publik basis teknologi, sudah seyogyanya pemko berkolaborasi dengan telkom.”

Kerja sama dimaksud nantinya akan dituangkan dalam sebuah memorandum of understanding (MoU). “Pemko Banda Aceh dan Telkom siap berkolaborasi dalam digitalisasi UMKM,” ujar Aminullah.

Khusus soal digitalisasi UMKM, ia sangat mengharapkan agar pelaku usaha dilatih secara intensif untuk mengoptimalkan penggunaan TIK seperti media sosial dan e-commerce. “Dengan begitu dunia UMKM bisa terdongkrak dan terwujudnya masyarakat pintar teknologi,” ucapnya lagi.

Menurut wali kota, untuk persoalan modal UMKM sudah ada solusi dengan keberadaan lembaga keuangan mikro syariah Mahirah Muamalah dan layanan lembaga keuangan lainnya. “Untuk masalah packaging masih kita perbaiki, tinggal sekarang pemasaran produk secara global dengan memanfaatkan teknologi.”

Masih menurut Aminullah, Banda Aceh sebagai kota pusat perdagangan dan jasa pariwisata, sangat perlu menggenjot UMKM sebagai penunjangnya. “Kebangkitan UMKM berkontribusi besar dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di Banda Aceh sedari 2017 lalu,” katanya. (Jun)

 

Sumber: Diskominfo Banda Aceh

Komentar