oleh

Studi Baru Sebut Air di Bumi Mungkin Berasal dari Matahari

Menurut para astronom, radiasi matahari mungkin telah menciptakan air di permukaan butiran debu yang dibawa oleh asteroid yang menabrak Bumi miliaran tahun yang lalu. Ketika angin matahari berinteraksi dengan partikel debu kecil yang ditemukan di asteroid tertentu, dapat menciptakan sejumlah kecil air. 

 

Sebagian besar model modern menunjukkan bahwa sebagian besar air (H2O) di bumi awalnya berasal dari sumber luar angkasa. Ada yang menyebut mungkin saja dari asteroid tipe-C di wilayah Jupiter-Saturnus dan sekitarnya.

 

Asteroid yang jauh ini dianggap sebagai badan induk meteorit chondrite berkarbon yang secara teratur menabrak bumi. Jenis meteorit khusus ini diketahui mengandung sejumlah besar mineral yang mengandung air.

 

Tetapi chondrites karbon mungkin bukan satu-satunya cara air awalnya bisa ada di bumi. Jenis meteorit kaya air lainnya juga bisa melakukan hal yang sama, terutama sejak chondrite berkarbon tidak menjelaskan seluruh air yang ada di bumi.

 

Sumber: Republika

Komentar