oleh

Zayn Ali Salman, Bocah Ajaib Rekrutan Termuda Arsenal

Dalam usia belum genap lima tahun, Zayn didaftarkan ke pra-Akademi Sepak Bola Arsenal

 LONDON — Zayn Ali Salman tercatat sebagai rekrutan termuda dalam sejarah Arsenal. Dalam usia belum genap lima tahun, Zayn didaftarkan dalam pra-Akademi Sepak Bola Arsenal. Zayn dinilai memiliki bakat dalam hal kecepatan, dribling, dan kerap disebut-sebut sebagai ‘Messi Kecil’.


Zayn mulai menarik perhatian tim pemandu bakat lewat berbagai unggahan video di akun media sosial yang dibuat ayahnya. Dalam video tersebut, Zayn terlihat begitu lincah saat melewati lawan-lawannya dalam sebuah pertandingan sepak bola. Zayn juga mampu melepaskan tendangan terarah ke pojok gawang. 


Pelatih Zayn di Akademi Sepak Bola First Touch, Austin Schofield, mengakui kemampuan bocah asal London, Inggris, tersebut. “Kami menempatkan dia di level usianya, tapi dia tampil jauh lebih baik dan lebih cepat dibanding pemain lain. Cara dia berlari, menendang, dan mengoper bola lebih baik dari pemain seusianya. Jadi, saya berkata kepada ayahnya, kenapa tidak dicoba ke level usia yang lebih tinggi. Ayahnya pun berkata,’kenapa tidak,” ujar Schofield kepada BBC, Jumat (22/10). 


Talenta Zayn ini kemudian dilirik oleh salah satu tim pemandu bakat Arsenal, Stephen Deans. Saat pertama kali melihat Zayn, Deans mengaku sempat tidak percaya dengan usianya yang baru menginjak empat tahun. Bahkan, Deans beberapa kali mengonfirmasi soal usianya tersebut. 


Deans pun menghubungi orang tua Zayn untuk mengundang Zayn melakoni sesi latihan di pra-Akademi Arsenal. “Saya benar-benar tidak percaya, dia terhitung masih balita. Dia melakukan sesuatu yang seharusnya belum bisa dilakukan pada anak seusianya. Saat dia melakukan sesi latihan bersama, saya bisa pastikan, semua gerakan itu bukan kebetulan,” kata Deans. 


Zayn akhirnya resmi direkrut dan terdaftar sebagai anggota pra-akademi sepak bola Arsenal. Dalam salah satu unggahan di media sosial miliknya, Zayn terlihat sempat berfoto dengan mantan bek tengah Arsenal, Per Mertesacker. Eks bek tengah timnas Jerman itu diketahui menjabat sebagai Manajer Akademi sepak Bola Arsenal. Berdasarkan lansiran Daily Mail, dalam usianya saat ini, Zayn memang belum bisa bergabung dengan Akademi Sepak Bola Arsenal. Kategori usia terendah di Akademi Sepak Bola Arsenal adalah U-9. 


Zayn pun disertakan dalam pra-Akademi Sepak Bola Arena dan program Pusat Pengembangan Bakat, yang dilakukan Arsenal. Program tersebut menyediakan sesi sepak bola yang menyenangkan untuk anak di bawah usia enam hingga delapan tahun. 

Sumber: Republika

Komentar